Aplikasi Metode Logika Fuzzy untuk Alat Pelontar Bola

alat pelempar bola menggunakan metode fuzzy logic agar wide receiver dapat berlatih menangkap bola tanpa rekan latihan
/
 5/5 (3)
Aplikasi Metode Logika Fuzzy untuk Alat Pelontar Bola

Penjelasan :

Flag football adalah olahraga modifikasi dari American football (tackle football). Di Indonesia perkembangan olahraga ini cukup pesat, terbukti dengan adanya kompetisi nasional antar perguruan tinggi yang telah rutin diselenggarakan sejak tahun 2013. Politeknik Negeri Bandung belum pernah meraih gelar juara sejak awal
kompetisi digelar. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh kemampuan wide receiver yang buruk karena jarang adanya rekan berlatih yang bertugas melemparkan bola. Untuk mengatasi masalah tersebut, kang Rifqian Dimas Susanto membuat purwarupa alat pelempar bola menggunakan metode fuzzy logic agar wide receiver dapat berlatih
menangkap bola tanpa rekan latihan.

Metode logika fuzzy yang digunakan adalah Mamdani Metode Fuzzy Mamdani merupakan salah satu bagian dari Fuzzy Inference System yang berguna untuk penarikan kesimpulan atau suatu keputusan terbaik dalam  permasalahan yang tidak pasti. Metode Fuzzy Mamdani dalam prosesnya menggunakan kaedah-kaedah linguistik dan memiliki algoritma fuzzy yang dapat dianalisis secara matematika, sehingga lebih mudah dipahami.
Proses pengambilan keputusan dengan menggunakan Metode Fuzzy Mamdani untuk memperoleh keputusan yang terbaik, dilakukan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu pembentukan himpunan fuzzy; aplikasi fungsi implikasi; komposisi aturan; defuzzifikasi. dengan fungsi keanggotaan input: tipe lempar dan jarak, serta fungsi keanggotaan output: kecepatan motor, dan sudut.

Realisasi mekanik alat yang dibuat dapat diatur sudutnya dengan jangkauan 0º – 47º. Kecepaan motor pelontar
maksimum adalah 3300 rpm dengan input tipe lempar bernilai 5 dan jarak 15. Logika fuzzy yang digunakan berfungsi dengan optimal ketika input jarak bernilai 15 dan tipe lempar bernilai 35, 40, dan 45 dengan hasil perhitungan output 14,4 meter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan logika fuzzy
dengan rancangan yang dibuat sebesar 25,92%.

Gambar Alat
Gambar Alat
Foto Dokumentasi Alat
Video Dokumentasi Alat

Beri Rating

LO : Dimas Aziz Nugraha

Komentar