ALAT PENETAS TELUR DAN INKUBATOR ANAKAN BURUNG MURAI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER BERBASIS INTERNET OF THINGS

 5/5 (1)
ALAT PENETAS TELUR DAN INKUBATOR ANAKAN BURUNG MURAI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER BERBASIS INTERNET OF THINGS

Penjelasan :

Dalam usaha peternakan, diperlukan alat atau fasilitas yang menunjang dalam pengembangbiakan ternak tersebut. Para peternak ayam biasanya memiliki alat inkubator untuk menetaskan telur ayamnya, namun untuk peternakan burung murai masih sedikit alat inkubator untuk telur burung murai yang sangat rentan. Seperti diketahui bahwa harga burung murai cukup mahal, maka untuk mempermudah peternak burung dalam menjaga kelestarian ternaknya, dirancang inkubator untuk telur burung murai sekaligus untuk anakannya. Telur burung yang dihasilkan oleh induk burung harus dihangatkan selama 14 hari dengan suhu 36-39 derajat Celcius. Begitupun untuk anakan burung murai tidak bisa hidup diluar sebelum bulu pada burung sempurna. Sistem yang dirancang terdiri dari lampu pijar sebagai heater atau pemanas bagi telur dan anakan burung tersebut. Selain itu terdapat modul sensor suhu dan kelembaban sebagai pendeteksi kelembaban dan suhu keadaan inkubator, blower, dan mikrokontroler. Hasil pengolahan data pada sensor akan di informasikan melalui smartphone kepada operator sehingga keadaan inkubator dan parameternya dapat termonitor dalam jarak yang jauh.  Berdasarkan hasil pengujian, lampu dan blower bekerja berdasarkan nilai suhu sehingga suhu pada alat dapat terjaga. Dari pengujian menggunakan 2 telur burung murai, keduanya berhasil menetas.

Gambar Alat
Gambar Alat
Gambar Alat
Foto Dokumentasi Alat
Video Dokumentasi Alat

Beri Rating

LO : MUHAMMAD IMAM DIMULYA

Komentar