ALAT MONITORING DAN PERAWATAN TANAMAN MICROGREEN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

Alat otomatis yang mampu menjaga kestabilan parameter-parameter yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman microgreen seperti suhu, kelembaban dan pencahayaan serta mampu memantau kondisi tanaman dari jarak jauh melalui aplikasi mobile
 5/5 (4)
ALAT MONITORING DAN PERAWATAN TANAMAN MICROGREEN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

Penjelasan :

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat saat ini berbagai metode bertani banyak dikembangkan salah satunya adalah dengan bertani tanaman microgreen. Microgreen merupakan bibit muda dari sayuran, tumbuh-tumbuhan, kacang – kacangan dan biji-bijian yang dipanen di usia 7-21 hari setelah semai. Pada proses pertumbuhannya, tanaman microgreen memerlukan dua fase kondisi pencahayaan yaitu fase gelap dan fase terang. Permasalahan yang kerap terjadi yaitu intensitas cahaya yang tidak stabil dan lama pencahayaannya seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman karena bergantung pada kondisi cuaca. Parameter lainnya yang harus diperhatikan adalah kelembaban tanah pada media tanam microgreen yang harus dijaga dengan kelembaban idealnya yaitu 50%. Selain itu media tanam juga perlu dijaga dari serangan gulma.

Tanaman kerap kali tidak terpantau saat pemilik sedang ada kesibukan lain atau bepergian ke tempat lain selama beberapa waktu. Hal ini dapat menyebabkan tanaman microgreen tidak tumbuh dengan baik. Maka dari itu diperlukan alat otomatis yang mampu menjaga kestabilan parameter-parameter yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman microgreen seperti suhu, kelembaban dan pencahayaan serta mampu memantau kondisi tanaman dari jarak jauh melalui aplikasi mobile.

Alat ini terdiri dari beberapa subsistem diantaranya subsistem monitoring suhu, monitoring kelembaban, monitoring tinggi air dan jadwal pencahayaan untuk tanaman. Metode pengendalian yang akan digunakan adalah metode kendali ON/OFF. Pada subsistem monitoring suhu ketika nilai suhu >29°C, kipas akan ON dan heater OFF. Sedangkan bila nilai suhu <24°C, kipas akan ON dan heater OFF. Pada subsistem monitoring kelembaban ketika nilai kelembaban >50%, pompa akan OFF. Sedangkan bila nilai kelembaban <50%, pompa ON dan mengalirkan air dari tangki ke tanaman. Pada subsistem jadwal pencahayaan terdapat modul RTC yang berfungsi sebagai pewaktu, mikrokontroller akan mengambil data waktu dari RTC. Bila waktu menunjukan pukul 06.00 WIB, grow LED ON (selama 12 jam) hingga pukul 17.59 WIB, lalu apabila waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB, grow LED OFF hingga pukul 05.59 WIB. Pada subsistem monitoring tinggi air terdapat modul sensor ultrasonik yang berfungsi untuk membaca tinggi air di dalam tangki. Data – data dari sensor dan kondisi aktuator akan dikirimkan ke internet melalui modul Wifi dan dapat diakses melalui gawai.

Gambar Alat
Gambar Alat
Gambar Alat
Gambar Alat
Gambar Alat
Gambar Alat
Gambar Alat
Foto Dokumentasi Alat
Video Dokumentasi Alat

Beri Rating

LO : Devira Aistya Utami

Komentar